Babinsa Muara Fajar Timur Gencarkan Patroli Karhutla di Tengah Terik Matahari
Pekanbaru, Mimbarnegeri.com - Memasuki musim kemarau dengan cuaca panas dan terik matahari yang mulai menyengat, Babinsa Kelurahan Muara Fajar Timur Koramil 08/Rumbai Barat Kodim 0301/Pekanbaru, Serda Widi Anugrah melaksanakan patroli dan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Senin (26/1/2026) sekitar pukul 09.40 WIB.
Patroli tersebut menyasar wilayah rawan Karhutla di Jalan Yos Sudarso KM 08 RT 01/RW 07, Kelurahan Muara Fajar Timur, Kecamatan Rumbai Barat, Kota Pekanbaru.
Kegiatan ini merupakan langkah antisipatif TNI AD dalam mencegah terjadinya kebakaran lahan kerap meningkat saat musim kemarau.
Pelaksanaan patroli dilakukan di tengah kondisi cuaca cerah dengan suhu udara yang cukup tinggi. Terik matahari terasa menyengat sejak menjelang siang hari, ditambah debu yang beterbangan di sepanjang rute patroli akibat minimnya curah hujan.
Kondisi tersebut menjadi indikator meningkatnya potensi Karhutla apabila tidak dilakukan pengawasan dan pencegahan sejak dini.
Meski dihadapkan dengan cuaca panas dan medan yang berdebu, Serda Widi bersama dua personel Masyarakat Peduli Api (MPA) tetap menyusuri lokasi-lokasi yang dinilai rawan terbakar menggunakan satu unit sepeda motor dinas.
Patroli dilakukan secara menyeluruh dengan memantau langsung kondisi lahan, semak belukar serta lingkungan sekitar permukiman warga.
Serda Widi Anugrah menyampaikan bahwa selain patroli, pihaknya juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta mengingatkan bahaya dan dampak luas dari Karhutla.
“Musim panas seperti sekarang ini sangat rawan terjadi kebakaran lahan. Kami mengimbau masyarakat agar lebih peduli dan segera melaporkan jika melihat tanda-tanda kebakaran sekecil apa pun,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, pada titik koordinat Karhutla Lat 0.609706° dan Long 101.43112°, tidak ditemukan adanya hotspot, titik api maupun asap. Seluruh wilayah terpantau dalam kondisi aman dan terkendali.
Sementara itu, Danramil 08/Rumbai Barat Kapten Inf Simon Petrus Ginting saat dihubungi terpisah menegaskan bahwa patroli Karhutla akan terus digencarkan, terutama pada musim kemarau yang memiliki risiko tinggi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
“Kami instruksikan seluruh Babinsa untuk aktif melakukan patroli dan pendekatan kepada masyarakat. Pencegahan adalah kunci utama agar Karhutla tidak terjadi dan tidak menimbulkan dampak lingkungan maupun kesehatan,” tegasnya.
Danramil juga mengapresiasi keterlibatan MPA yang terus bersinergi bersama TNI dalam menjaga wilayah tetap aman dari ancaman Karhutla. Menurutnya, kolaborasi antara aparat dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menghadapi potensi bencana.
Kegiatan patroli dan sosialisasi Karhutla ini berakhir dalam keadaan aman, tertib, dan lancar, serta diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan, khususnya di tengah kondisi cuaca panas dan kering yang mulai melanda wilayah Kota Pekanbaru. (Pendim 0301)




Tulis Komentar