500 Ribu Dosis Vaksin Janssen dari Belanda Tiba di Indonesia

Jakarta --Untuk pertama kalinya, Indonesia menerima 500 ribu dosis vaksin Janssen dari pemerintah Belanda. Kedatangan vaksin tahap ke-56 ini merupakan dukungan kerja sama yang ketiga dari Belanda.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, sebelumnya Indonesia telah menerima 657 ribu dosis vaksin AstraZeneca sebagai bagian dari komitmen dose-sharing sebanyak 3 juta dosis.

"Atas nama pemerintah Indonesia, saya ingin menyampaikan terimakasih dan penghargaan kepada pemerintah Belanda atas solidaritas dan persahabatannya," ujar Retno pada Sabtu (11/9).

Selain vaksin Janssen, pada hari yang sama Indonesia juga menerima 2.079.000 dosis vaksin Sinovac dalam bentuk jadi, melalui skema multilateral berupa kerja sama dengan Covax Facility.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Harbuwono menjelaskan, Indonesia telah memiliki total lebih dari 232 juta dosis vaksin, baik dalam bentuk bahan baku bulk maupun dosis jadi.

Vaksin Janssen sendiri disebut telah memperoleh Izin Penggunaan Darurat (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan pada 7 September lalu dan akan dipakai untuk masyarakat umum berusia 18 tahun ke atas dengan dosis tunggal sebanyak 0,5ml secara intramuskular. Di tahap awal ini, vaksin Janssen akan didistribusikan ke daerah aglomerasi.

Dante mengatakan, pemerintah optimis dapat mempercepat laju vaksinasi dengan dukungan vaksin yang baru tiba hari ini. Dia berharap, Indonesia dapat mencapai target 2 juta dosis vaksin per hari pada September.

Hingga 10 September, Indonesia telah menyuntikkan lebih dari 112 juta dosis vaksin Covid-19, yaitu 71,1 juta dosis pertama dan 40,8 juta dosis kedua. Laju vaksinasi pada minggu pertama September ini juga tercatat sangat tinggi, diikuti beberapa kali kedatangan vaksin dari merek Pfizer, Sinovac, dan AstraZeneca.

Pada kesempatan yang sama, Duta Besar Belanda untuk Indonesia Lambert Grijns mengaku senang dengan kedatangan vaksin Janssen tahap pertama ke Indonesia. Secara keseluruhan, hal ini merupakan vaksin gelombang ketiga yang disumbangkan Belanda kepada Indonesia.

Dia mengatakan, akan ada lebih banyak pengiriman vaksin dalam pekan mendatang sehingga total vaksin yang disumbangkan setidaknya 3 juta dosis.

"Vaksin Janssen hanya membutuhkan satu kali suntikan sehingga efektif untuk menjangkau masyarakat di daerah terpencil sehingga hanya perlu melakukan satu kali perjalanan," ujar
Grijns.

Dia menambahkan, pemerintah Belanda sangat senang dapat mendukung program vaksinasi Indonesia. Selain vaksin, pemerintah Belanda juga menyumbangkan alat pelindung diri (APD). Menurutnya, sebuah kapal sudah berangkat dari Pelabuhan Rotterdam pekan lalu dan akan tiba di Jakarta dalam beberapa waktu mendatang.

"Saya berharap donasi yang kami berikan akan membantu rakyat Indonesia. Indonesia memiliki tempat berarti di hati kami," katanya.(cnn)