Soal Rencana ANDAL Dilahan Ahli Waris Kelompok Alm. SAYANG Dilapor ke Wako Dumai.

Dumai, mimbarnegeri.com. Gerah dengan sikap Camat Sungai Sembilan dan Lurah Tanjung Penyembal Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai sebagai pelayan masyarakat di daerahnya, belum sesuai harapan masyarakat, Sebagai Lurah dan Camat dalam melaksanakan sebagai pelayan masyarakat terindikasi berbau bisnis, soalnya tidak memperdulikan Laporan pihak ahli waris Kelompok almarhum SAYANG yang disampaikan melalui kuasanya Perkumpulan Penggiat Penyelamat Kekayaan Daerah (P3KD) Provinsi Riau.

Laporan itu ditujukan kepada Menteri ATR/BPN RI Oktober 2020, dengan tembusan kepada Camat Sungai Sembilan, Lurah Tanjung Penyembal, Kapolres Dumai, Kapolsek Sungai Sembilan dan Instansi Pemko Dumai Pemda Provinsi dan Pemerintah Pusat, DPR-RI, Ombudsman dan Komnas HAM RI, terkait klaim PT. Tristar Palm Internasional (TPI) atas bidang tanah milik ahli waris kelompok almarhum SAYANG berdasarkan Surat Keterangan Blok No.03/BB/1979 beserta turunannya seluas 86 ha, terletak di RT-09 Jalan Melati Kelurahan Tanjung Penyembal.

Laporan tersebut meski di publikasikan disejumlah media on line terkesan Pemko Dumai dan Upika Sungai Sembilan bahkan telah dimediasi oleh BPN Dumai terkesan Pemko Dumai dan Camat “memekakkan telinga, picingkan mata, tidak terkecuali  Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Dumai begitu komentar Ketua Umum Penggiat Penyelamat Kekayaan Daerah (P3KD) Provinsi Riau Salamuddin Purba ke Mimbar Negeri.Com Senin (19/07/2021).

Surat yang disampaikan lanjut Purba kepada Walikota Dumai H. Paisal diinformasikan bahwa pada Jumat (16/07/2021) PT. Tristar Palm Internasional mengadakan rapat dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Dumai, Camat Sungai Sembilan, Lurah Tanjung Penyembal serta Dinas Lingkungan Hidup Kehutanan Provinsi Riau yang diwakili Kasi Lingkungan Hidup dan sejumlah warga RT-09, RT-10 dan RT-11 Kelurahan Tanjung Penyembal. Rapat tersebut berlangsung diruang pertemuan kantor Camat Sungai Sembilan disinyalir bahwa Dinas Lingkungan Hidup Dumai merespon dan akan menerbitkan ANDAL (Analisis Dampak Lingkungan) atas nama PT. Tristar Palm Internasional (TPI). Respon Dinas Lingkungan Hidup Kota Dumai terahadap usulan PT. TPI yang digelar di Kantor Camat Sungai Sembilan patut untuk dipersoalkan, karena rencana ANDAL PT. TPI yang bakal terbit mengundang keprihatinan para ahli waris Kelompok almarhum SAYANG sebab meski telah mengadu, namun tidak digubris bak pepatah “anjing menggongong kafilah berlalu” bisa jadi ahli waris bakal kehilangan haknya atas tanah waris tersebut, soalnya tanah yang akan diletakkan Izin ANDAL tersebut masih bermasalah. Camat Sungai Sembilan dan Lurah Tanjung Penyembal, Kapolsek Sungai Sembilan serta Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Dumai mengetahui adanya permasalahan diatas tanah yang akan dijadikan objek ANDAL tersebut. Namun sampai hari ini belum ada kejelasan soal laporan PT. Tristar Palm Internasional ke Kapolres Dumai dan ke Kapolsek Sungai Sembilan yang melaporkan ahli waris kelompok almarhum Sayang serta kuasanya.

Sebagaimana yang dikutip dari sejumlah media terkait Pernyataan Kapolri Jenderal Polisi Listio Sigit Prabowo yang mengatakan tidak ada lagi “hukum tajam kebawah tumpul keatas”. Artinya semua sama dmata hukum. Pernyataan tersebut boleh dibilang melegakan masyarakat, bilamana dilaksanakan dengan benar ditingkat bawahan Mabes Polri yakni Polda Riau dan Polres Dumai serta Polsek Sungai Semnilan.

Pernyataan Jenderal berbintang 4 Listio Sigit Prabowo sangat dinanti-nantikan masyarakat khususnya warga Dumai sebab lahan ahli waris kelompok almarhum SAYANG sesuai data telah beralih kepada PT. Tristar Palm Internasional Padahal ahli waris kelompok almarhum SAYANG selaku pemilik lahan belum pernah menerima ganti rugi dari siapapun juga ujar Purba menirupan ucapan kelompok ahli waris almarhum SAYANG belum lama ini. Yang artinya Pernyataan Kapolri Jenderal LIstio Sigit Prabowo belum di laksanakan sebagaimana mestinya  di Mapolres Kota Dumai terkait  permasalahan Lahan yang saat ini sedang berproses, di Mapolres Dumai namun pihak PT. Tristar Palm Internasinal dengan beraninya mengajukan Izin ANDAL. Sambungnya.

Berdasarkan data yang dikumpulkan awak media ini menyebutkan bahwa Surat Keterangan Ganti Rugi atas nama Ir. Murnis (Udan PT. Tristar Palm Internasional) diganti rugi dari Lina, Akuang, Haryono  Alamat Jalan Sudirman Toko Wella. disinyalir SKGR diterbitkan pada tahun 2012 oleh mantan Lurah Tanjung Penyembal yang saat ini menjabat sebagai Sekcam Sungai Sembilan dan Oknum mantan Camat Sungai Sembilan yang saat ini menjabat sebagai Plt. Kadis PMPTSP Kota Dumai Zulkarnain. (**red)