Heboh Laporan Nurdin Ke Sub Den Pom I/3-1 Dumai

Kantor Sub Denpom I/3-1 Dumai

Dumai - mimbarnegeri.com, Heboh Laporan Nurdin warga Nerbit Kecil RT-09 Kelurahan Lubuk Gaung Kecamatan Sungai Sembilan tertanggal 16 Maret 2021 yang melaporkan S oknum TNI yang bertugas di Dumai ke Sub Den Pom 1/3-1 Dumai terkait pengurusan surat tanah milik Nurdin yang diduga merugikan Nurdin
Selasa (06/04/2021) diinformasikan juru ukur Lurah dan staf Camat beserta anggota BPN Dumai melakukan pendataan kelapangan untuk mengetahui permasalahan surat sertifikat yang diterbitkan BPN Dumai untuk dan atas nama S oknum anggota TNI dikabarkan sebanyak 4 sertifikat. Turut hadir dalam pendataan itu Nurdin selaku pelapor dan S selaku terlapor ujar sumber membagikan informasi tersebut.  
Kabar beredar petugas daii Medan turun ke Kota Dumai disinyalir kehadiran petugas itu terkait surat laporan yang disampaikan Nurdin ke Sub Den Pom Dumai berkaitan dengan dugaan adanya keterlibatan oknum TNI, dalam masalah tanah.
Jalur hukum yang ditempuh Nurdin dengan melaporkan oknum TNI ke Sub Den Pom Dumai sudah tepat, karena yang dilaporkan bukan sipil melainkan oknum anggota TNI yang bertugas di Dumai ujar Ipul Penggiat Penyelamat Asset Rabu (07/04/2021)
Kronologis kejadian. Nurdin melaporkan S ke Sub Den Pom menurut Nurdin bahwa asli surat blok atas nama Teleng orang tua kandung Nurdin hingga laporan masuk ke Sub Den Pom belum juga dikembalikan, kemudian kwitansi kosong yang ditanda tangani Nurdin atas nama S. belum ada penjelasan, padahal sudah diupayakan pendekatan agar surat blok asli tersebut dikembalikan dan penjelasan terkait kwitansi kosong tersebut namun tidak diguris S.  
Sementara surat tanah yang diurus S atas nama Nurdin sesuai kesepakatan sampai pengurusan sertifikat terbit dari BPN terdiri dari tiga buku sertifikat. Sedangkan sebagai jasa pengurusan atas nama S satu buku sertifikat. Namun sejak Agustus 2020 hingga hari ini, dokumen surat blok atas nama Teleng yang diserahkan kepada S sebagai dasar pengurusan sertifikat atas nama Nurdin belum juga diserahkan. Nurdin kecewa, terbetik kabar bahwa sertifikat tersebut yang diurus S atas nama S dkk, sehingga kasus pengurusan sertifikat yang diserahkan Nurdin kepada S oknum anggota TNI tersebut bergulir ke Sub Den Pom 1/3-Dumai untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.
Keterangan yang dihimpun terkait peninjauan lapangan oleh aparat Lurah, staf camat dan BPN Selasa (06/04/2021) di informasikan ada oknum warga inisial AG yang “kebakaran jenggot” dilapangan berceloteh bahwa lahan yang tinjau itu diakui ada pemiliknya atas nama A. (**Red)