Pengurus KTNA Riau Diharapkan Bisa Berperan Fasilitasi Kelompok Tani di Desa

PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar mengharapkan agar pengurus Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Tahun 2021-2026 yang baru dilantik dapat berperan memfasilitasi kelompok tani di desa untuk meningkatkan hasil pertaniannya.

Syamsuar menuturkan, melalui pengurus KTNA yang baru ini, diharapkan bisa membantu memfasilitasi sekaligus juga mencarikan mitra-mitra yang bisa membantu dari petani dengan berbagai kepentingannya.
 
Ia menyebutkan, dirinya pernah dikunjungi oleh beberapa pengusaha budidaya tambak udang vaname dari Bengkalis. Jelasnya, Bengkalis itu banyak sekali yang usaha udang vaname dan banyak di kawasan hutan terutama mangrove.

"Setelah saya dilantik sebagai gubernur, ini termasuk PR saya, jadi saya sampaikan kepada DLHK bagaimana membantu para nelayan kita sekarang dihadapkan persoalan itu agar masyarakat bisa hidup tenang, nyaman sehingga bisa mendapatkan kesejahteraan dengan udang vaname ini," ujarnya, di Gedung Daerah Balai Pauh Janggi, Selasa (6/4/21).

Ia mengungkapkan, permasalahan yang sering dihadapi oleh petani lainnya adalah kawasan pertanian di dalam kawasan hutan, sehingga menyulitkan petani dalam perizinan.

Selain itu juga, petani juga sering dihadapkan dengan masalah ketidaktahuan petani, baik itu masalah hama, sistem penanaman yang baik, bibit yang cocok dan lainnya sehingga menyebabkan gagal panen atau masalah-masalah lainya.

"Oleh karena itulah tentunya dengan kepengurusan baru penyegaran baru, saya pikir ini menjadi perhatian," ungkapnya.

Gubri menuturkan, semua pihak termasuk Dinas Lingkungan Hidup sudah mengurus bidang pertanian karena pentingnya makanan untuk kebutuhan hidup.

Untuk itu, ia mengajak pengurus KTNA Riau agar sektor pertanian menjadi perhatian karena sebagian besar masyarakat di Riau hidupnya di sektor pertanian baik pertanian pangan dan lainnya.

"Karena itulah tentunya pengurus KTNA ini diharapkan bisa berperan memfasilitasi kelompok tani yang ada di pedesaan dengan berbagai kepentingan, baik sawit, tanaman pangan, tanaman sayur sayuran, buah-buahan dan semua jenis tanaman yang tujuannya bermanfaat untuk pertanian," tuturnya.(*)