Polisi Sahabat Anak: Polsek Tapung Hulu Padukan Edukasi Hukum, Lingkungan dan Nilai Religi
Tapung Hulu, Mimbarnegeri.com – Upaya preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) terus dikembangkan Polsek Tapung Hulu dengan pendekatan lebih humanis dan berkelanjutan.
Tidak hanya menyasar masyarakat dewasa, kali ini kepolisian setempat memfokuskan pembinaan kepada generasi usia dini melalui program Polisi Sahabat Anak yang dipadukan dengan edukasi hukum, kepedulian lingkungan dan penguatan nilai-nilai religi, Rabu (14/1/2026).
Langkah ini merupakan wujud nyata implementasi Program Green Policing yang dicanangkan Kapolda Riau, sekaligus strategi membangun kedekatan emosional antara polisi dan anak-anak sejak usia sekolah.
Melalui pendekatan edukatif dan interaktif, Polsek Tapung Hulu berupaya mengikis stigma kaku dan menakutkan yang selama ini kerap melekat pada institusi kepolisian di mata anak-anak.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Tapung Hulu memberikan pemahaman sederhana namun bermakna tentang tugas pokok dan peran Polri dalam kehidupan sehari-hari. Anak-anak TK Plamboyan yang mengikuti kegiatan tampak antusias saat diperkenalkan dengan atribut kepolisian serta diajak terlibat langsung dalam simulasi patroli bersama.
Simulasi patroli ini tidak sekadar menjadi ajang bermain, tetapi dirancang untuk menanamkan kesadaran dini bahwa menjaga keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan tersebut, anak-anak diajak memahami pentingnya kewaspadaan, kepedulian dan saling menjaga satu sama lain dalam kehidupan bermasyarakat.
Pihak sekolah pun menyambut positif kegiatan ini. Kepala Sekolah TK Plamboyan menilai kehadiran polisi di lingkungan pendidikan memberikan dampak psikologis yang sangat baik bagi anak didik.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Selama ini anak-anak mungkin hanya mengenal polisi dari cerita atau tontonan yang membuat mereka merasa takut. Dengan hadir langsung dan berinteraksi secara ramah, anak-anak jadi memahami bahwa polisi adalah pelindung dan sahabat masyarakat. Ini pengalaman yang sangat berharga bagi pembentukan mental dan karakter mereka,” ujarnya.
Tidak berhenti pada edukasi hukum, Polsek Tapung Hulu juga menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan hidup melalui Program Green Policing. Anak-anak diajak mencintai alam melalui kegiatan simbolis penanaman pohon di sekitar lingkungan sekolah.
Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga keamanan wilayah tidak hanya berkaitan dengan ketertiban sosial, tetapi juga perlindungan terhadap alam dan ekosistem.
Sebagai bagian dari pembinaan karakter yang holistik, Polsek Tapung Hulu turut menyentuh aspek spiritual dengan mengunjungi Rumah Qur’an Armuzna.
Dalam kunjungan tersebut, personel kepolisian memberikan motivasi kepada anak-anak untuk membiasakan shalat sebagai fondasi utama pembentukan disiplin, akhlak dan tanggung jawab pribadi.
Menurut Kapolsek Tapung Hulu, integrasi antara edukasi Kamtibmas, kepedulian lingkungan, dan pembinaan nilai religi merupakan investasi jangka panjang bagi terciptanya masyarakat yang sadar hukum secara sukarela.
“Kami ingin anak-anak melihat Polri sebagai mitra dan sahabat, bukan sosok yang ditakuti. Dengan menanamkan nilai cinta lingkungan melalui Green Policing, serta penguatan moral melalui pembiasaan ibadah, kami berharap lahir generasi yang taat aturan, berakhlak baik dan memiliki kepedulian sosial tinggi,” tegasnya.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Polsek Tapung Hulu berharap hubungan komunikasi antara aparat kepolisian, lembaga pendidikan, masyarakat semakin erat dan cair. Dengan demikian, potensi gangguan Kamtibmas maupun konflik sosial dapat ditekan sejak dini, dimulai dari lingkungan keluarga dan sekolah sebagai pondasi utama kehidupan bermasyarakat. (**)




Tulis Komentar