Pembunuhan Sadis di Bengkalis, Korban Disodomi Sebelum Dibunuh

BENGKALIS – Pelaku pembunuhan sadis di Bengkalis, IN (48) sempat melakukan sodomi terhadap korban RW (14) sebelum akhirnya dibunuh. Nyawa anak dibawah umur tersebut melayang setelah tubuh mungilnya ditebas berulangkali oleh IN dengan sebilah parang.

Hal itu terungkap saat press release yang digelar Polres Bengkalis, Jumat (9/7/2021). Halam dalam press release tersebut Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan didampingi Kasatreskrim AKP Meki Wahyudi, Kanit Pidum Iptu Dodi Ripo dan perwakilan TP2A Kabupaten Bengkalis Elly Kusumawati.

Berdasarkan paparan dari Kapolres, aksi pembunuhan berawal ketika pelaku IN bertemu dengan U di tepi jalan Utama Ketam Putih Kecamatan Bengkalis tepatnya di depan warung milik AG pada hari Rabu (16/6/2021). Saat bertemu tersebut IN meminta kepada U untuk membawa korban ke Jalan Sungai Batang pada malam hari (Rabu malam,red).

Pada malam hari sekitar pukul 18.50 WIB, IN sudah menunggu di lokasi yang dijanjikan. Lima menit kemudian, baru U datang ke lokasi dengan membawa RW.  Selanjutnya, IN langsung mengatakan kepada U untuk pergi dan memberikan uang sebesar Rp. 10.000,- untuk membeli minyak. Selain itu IN juga mengatakan kepada U untuk tidak menjemput korban, karena dirinya yang akan mengantar pulang.

Usai ditinggalkan U, pelaku IN membawa korban beberapa meter ke lokasi semak-semak. Sampai di dalam semak-semak, pelaku menyuruh korban untuk membuka baju dan celana yang dikenakan. Tidak menunggu lama, IN pun melakukan aksi sodomi terhadap korban sampai klimaks. Usai melancarkan aksinya, pelaku menyuruh korban untuk menggunakan pakaiannya kembali dan membawanya kembali ke jalan Sungai Batang.

Pada saat berada di jalan Sungai Batang tepatnya di lokasi terjadinya perkara pembunuhan tersebut, korban meminta kepada pelaku untuk tidak lagi menyodomi dirinya, karena dia akan melaporkan tindakan pelaku ke ayahnya. Mendengar kata-kata itu, pelaku panik lalu pulang kerumah yang tidak jauh dari lokasi untuk mengambil parang dan meminta kepada korban untuk menunggu.

Begitu sampai di lokasi, pelaku langsung mengayunkan parangnya ke korban. Mendapat serangan membabi buta tersebut korban tak berdaya dan tumbang di semak-semak dengan kondisi sangat menggenaskan. Korban akhirnya ditemukan keesokan paginya, Kamis (17/7/2021) oleh masyarakat setempat.(hrc)