Bus Rombongan Ponpes Asal Riau Kecelakaan di Tanah Datar, 1 Tewas, Puluhan Luka-luka

PEKANBARU - Satu unit truk terlibat kecelakaan dengan bus pariwisata berpenumpang di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar). Akibat kecelakaan tersebut, 1 orang meninggal dunia dan 22 luka-luka.

Kasat Lantas Polres Padang Panjang, AKP Dedi Antonis, mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi pada Kamis (1/7/2021) sekitar pukul 22.50 WIB.

"Kejadiannya di jalan umum Padang Panjang–Bukittinggi, Nagari Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar," kata AKP Dedi Antonis, Jumat (2/7/2021).

Dia mengatakan, kendaraan yang terlibat kecelakaan adalah truk merek Fuso B 9101 BEV, bus pariwisata BM 7784 JU, dan 3 sepeda motor.

"Kendaraan yang terlibat kecelakaan adalah truk Mitsubishi Fuso B 9101 BEV, kendaraan bus Pondok Pesantren Bidayatul Hidayah BM 7784 JU, dan 3 unit sepeda motor yang belum diketahui nopolnya," katanya.

AKP Dedi Antonis menyebutkan, bus tersebut bukanlah berpenumpang santri, melainkan satu keluarga besar. "Bukan dari santri penumpangnya, mobilnya saja dari pondok pesantren," katanya.

Walaupun terjadi di Kabupaten Tanah Datar, kata dia, tapi lokasinya termasuk dalam wilayah hukum Polres Padang Panjang.

"Kendaraan truk Mitsubishi Fuso B 9101 BEV dikemudikan oleh Jhoni Warisman (47) dan bus pariwisata BM 7784 JU dikemudikan oleh Budiman (39)," kata dia dikutip dari tribunnews.

Truk datang dari arah Bukittinggi menuju arah Padang Panjang.

"Truk ini diduga mengalami rem blong sehingga menabrak bus Pariwisata BM 7784 JU yang datang dari arah berlawanan," ujarnya.

Kata dia, bus pariwisata BM 784 JU datang dari arah Padang Panjang menuju arah Bukittinggi.

"Kemudian bus tersebut menabrak satu buah rumah, sementara truk terus melaju ke arah Padang Panjang dan menabrak 3 sepeda motor yang belum diketahui nopol serta identitas pengendaranya," katanya.

Selanjutnya, truk menabrak 1 rumah makan serta 4 unit rumah warga.

"Akibat dari kejadian tersebut, 1 orang penumpang bus meninggal dunia bernama Halomoan Dalimunte dan 22 lainnya mengalami luka-luka," katanya.

Korban, kata dia, sudah dibawa ke Rumah Sakit Yarsi Padang Panjang dan RSUD Padang Panjang. (*)