KPU Riau Temukan Sejumlah Masalah pada Penerapan Aplikasi Sirekap

PEKANBARU - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau, Nugroho Noto Susanto mengatakan bahwa pihaknya masih menemukan sejumlah kelemahan serta masalah dalam penerapan Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap). Ini berdasarkan pada evaluasi yang dilakukan dari pelaksanaan Pilkada 2020.

Ada empat hal yang menjadi fokus perbaikan KPU Riau, di antaranya adalah daya server, jaringan internet, perangkat handphone serta kapasitas sumber daya manusia (SDM) sebagai pengguna Sirekap.

"Daya server ini kaitannya dengan aplikasi Sirekap. masih ditemukan Sirekap mengalami penurunan performa atau down saat diinstalasi secara masif. Di antara penyebabnya karena banyaknya pengguna yang mengaktivasi dalam waktu bersamaan, sehingga sistemnya menjadi berat diakses dan bahkan down," jelasnya.

"Rekomendasi yang kami sampaikan adalah agar memperbaiki daya dan kekuatan server Sirekap sehingga sistem tersebut mampu mengakomodasi pengguna Serikap yang bersifat masal, masif, dan cepat," ujarnya, Sabtu (13/2/2021).

Kemudian jaringan internet, yang berkaitan dengan kualitas dan pemerataan jaringan internet di seluruh lokasi TPS, PPS, kecamatan, kabupaten/kota. Kenyataannya, masih terdapat daerah-daerah blank spot atau tidak tersedianya kualitas jaringan internet yang memadai.

Untuk itu, kata Nugroho, KPU Riau menyarankan agar sinergi dengan pemerintah, khususnya Menkominfo ditingkatkan agar ketersediaan jaringan internet menjadi lebih baik lagi.

"Sedangkan kapasitas SDM berhubungan dengan kemampuan atau kecakapan penyelenggara pemilu di setiap tingkatan dalam menggunakan Sirekap tersebut. Karena sistem informasi rekapitulasi ini terbilang baru, diperlukan kecepatan dan keahlian dalam menggunakannya. Upaya pendidikan atau bimbingan teknis diharapkan lebih panjang waktunya, sehingga KPU memiliki cukup waktu untuk menyosialisasikan ke pengguna Sirekap," tambahnya.

Terakhir adalah perangkat gawai atau handphone, yang turut berkontribusi pada sukses tidaknya penggunaan Sirekap.

"Bersyukur, rata-rata atau hampir semua warga memiliki perangkat Android di gawai mereka. Pun demikian, perlu dipikirkan juga agar Sirekap lebih mudah di aspek instalasi pada gawai setiap pengguna Sirekap," pungkasnya.(hrc)