Lahirkan Generasi Hafiz Quran, Gubri Alokasikan Bangkeu Program 1 Guru 1 Desa

ROHUL - Dalam upaya melahirkan generasi muda hafiz Quran, Gubernur Riau (Gubri), Drs H Syamsuar M.Si, punya program satu guru hafiz untuk satu desa.

Anggaran untuk nawaitu ini melalui Bantuan Keuangan (Bankeu) dari APBD Riau 2022. Bantuan ini merupakan komitmen Pemprovinsi Riau dalam menciptakan generasi muda penghafal Al Quran di berbagai daerah di Riau, termasuk Rokan Hulu (Rohul) yang sudah disalurkan bantuan tersebut, dan diketahui Rohul cukup sukses mencetak generasi hafiz quran.

Program satu guru hafiz satu desa ini, ungkap Syamsuar, cukup bagus dan sangat potensial untuk mewujudkan harapan Riau memiliki anak hafiz Quran. Karena satu guru bisa mengajar minimal 10 orang dalam satu desa, tentunya jumlah generasi penghafal Al Quran nanti akan sangat luar biasa jika dikalikan dengan jumlah desa yang ada di Riau.

"Bisa kita bayangkan, jika dalam satu desa saja ada 10 orang anak-anak kita yang hafiz quran, berapa banyak jika dikalikan dengan 12 kabupaten kota di Riau. Itu sudah sangat luar biasa untuk Riau kedepan," kata Syamsuar saat melakukan kunjungan kerja ke Rohul akhir pekan lalu.  

Syamsuar menyebutkan, saat ini anak-anak Riau memiliki hafalan quran yang baik, karenanya orang nomor satu di bumi Lancang Kuning ini sudah menyiapkan berbagai program lainya untuk lebih baik lagi. Di antaranya, meberikan beasiswa untuk masuk perguruan tinggi seperti yang sebelumnya telah dilakukan masuk pada Institut Agama Islam Tazkia Sentul, Bogor, yang memiliki jurusan tahfidz trainer serta ahli perbankan syariah.

"Pada perguruan tinggi tazkia ini, sebelumnya kita sudah mengirimkan sebanyak 189 anak-anak kita yang diharapkan setiap tahun terus meningkat," ujar Syamsuar.

Bupati Siak dua priode ini juga menyebutkan, dalam upaya melahirkan generasi hafiz Quran ini, masuk dalam visi misi Riau dalam meningkatkan pendidikan Riau lebih berkualitas. Untuk itu dia mengharapkan program-program pendidikan yang terus di gesa Pemprov Riau ini juga didukung oleh seluruh pihak di berbagai daerah. Terutama pada para orangtua untuk terus meberikan semangat pada anak agar belajar lebih baik lagi, dan memasukan anaknya pada program yang telah dibantu Pemprov Riau di daerah.

"Program ini tidak bisa hanya Pemprov Riau saja, perlu adanya dukungan penuh dari orangtua. Maka dari itu, mari kita dukung dan bimbing anak-anak kita menjadi lebih baik dan menjadi anak hafiz quran kedepan," ajak Syamsuar.(*)