Kebutuhan Semakin Tinggi, Banyak Anggaran Kegiatan Digeser Untuk Tangani Covid-19

PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru masih fokus dalam upaya penanganan Covid-19. Anggaran kegiatan pun dilakukan pergeseran untuk penanganan Covid-19.

Walikota Pekanbaru Dr. H. Firdaus, S.T., M.T menyebut, banyak kegiatan yang sudah dialokasikan dalam APBD Kota Pekanbaru tahun 2021 ini terpaksa digeser untuk mencukupi kebutuhan anggaran penanganan Covid-19.

Kebutuhan anggaran penanganan Covid-19 kian bertambah tinggi sejak diberlakukannya PPKM level 4 ini. Sebab itu menurutnya, kegiatan yang dinilai bisa ditunda diputuskan untuk ditangguhkan terlebih dahulu.

"Maka mana kegiatan yang bisa ditunda agar ditangguhkan dulu," terangnya, Rabu (4/8).

Menurutnya, pendapatan daerah yang diterima tidak lagi sebanding dengan yang dikeluarkan.

Ia mencontohkan, operasional selama PPKM level 4, subsidi biaya untuk test PCR di RSD Madani yang diperkirakan satu orang sekitar Rp600 - Rp700 ribu.

"Serta operasional tempat isolasi dan juga untuk pelaksanaan rapid test antigen dalam setiap kali razia prokes dilakukan," jelasnya.(*)