BMKG Catat Peningkatan Hotspot di Riau, Terdeteksi 34 Titik

PEKANBARU - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat adanya kenaikan titik panas atau hotspot di provinsi Riau, Senin (19/7/2021).

Forecaster On Duty bmkg Stasiun Pekanbaru Bibin Sulianto mengatakan, hari ini memang terjadi kenaikan titik panas yang signifikan dibandingkan hari sebelumnya.

"Hari ini terpantau ada 34 titik panas di Riau. Jumlah ini jauh meningkat dibandingkan hari sebelumnya yang hanya terpantau 7 titik panas saja," ujar Bibin Sulianto.

Ia menjelaskan, 34 titik panas ini tersebar di 7 wilayah dengan sebaran terbanyak itu ada di Kabupaten Pelalawan, yakni sebanyak 10 titik.

"Selanjutnya di kabupaten Indragiri Hulu sebanyak 8 titik, Indragiri Hilir 6 titik, Rokan Hilir dan Siak masing-masing 3 titik, Kepulauan Meranti 2 titik dan Rokan Hulu serta Kampar masing-masing sebanyak satu titik," cakapnya.

Hotspot tersebut berada di level rendah dan sedang. Rinciannya level rendah 2 titik dan 32 titik lainnya berada di level sedang. Artinya, di wilayah tersebut belum bisa dipastikan apakah ada aktivitas kebakaran hutan dan lahan atau tidak.

"BMKG terus mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan," imbaunya.

Suhu Udara Riau hari ini berada di angka 23.0 – 33.0 derajat celcius dengan kelembapan udara 50 – 95 %. Sementara arah angin berhembus ke arah Tenggara – Barat Daya dengan kecepatan 05 – 27 Km/jam.

Prakiraan tinggi gelombang di perairan Provinsi Riau berkisar antara 0.5 – 1.25 meter.(clc)